Anggaran Pendapatan dan Belanja untuk Diselewengin

Nah ini yang bikin aye miris.

Kalo caranya begini, kan nggak salah kalo ada yang bilang APBD sebagai Anggaran Pendapatan dan Belanja untuk Diselewengin si abang. Wadoh!

Jelek-jelek gini aye juga warga Jakarte yang bayar pajak, yang entu pajak dikumpulin dalam APBD kite.

Nah! Kite pasti nggak bakal rela dong kalo pajak rakyat tersebut ternyata dipake sama si abang buat kampanye die! Kudunye sih, kampanye tuh modal kendiri dong bang! 

Kalo tu pajak tu buat bangun sekolahan, puskesmas, jalan becek, wah kite mah rela banget. Namanya itu pajak dari rakyat untuk rakyat. 

Lha ini diselewengin untuk kampanye pilkada, dengan diselubungi istilah, apa tuh namanye? Cucumber eh…. incumbent.

Anak betawi
- ogah pajaknya diseleweingi si abang 

====

Cagub Incumbent Diuntungkan Ultah Jakarta

Jumat, 27 April 2007, 13:17:40

Jakarta, Rakyat Merdeka. Calon gubernur Fauzi Bowo yang diusung koalisi besar 16 partai politik diuntungkan dengan jadwal kampanye yang bersamaan dengan ingar-bingar Ulang Tahun Jakarta.

Sebagai cagub incumbent (masih menjabat) wakil gubernur, Foke dikhawatirkan akan memanfaatkan masa-masa Ultah Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2007.  Sementara masa kampanye mulai 21 Juli hingga 4 Agustus. Dalam rentang ini berbagai keramaian menyambut hari jadi Jakarta akan dimanfaatkan Foke untuk berkampanye dengan mengunakan APBD.Politisi Partai Keadilan Sejahtera Rois Hadayana Saukie kepada

Situs Berita Rakyat Merdeka, Jumat (27/4), tidak gusar dengan kekhawatiran sebagian kalangan itu. “Memang ini sebuah kebetulan. Kita kembalikan ke hati nurani,” kata Rois.

“Memang PP 25/2007 yang mewajibkan incumbent harus cuti sangat rawan memanfaatkan dana APBD akibat berbarengan dengan acara yang dibuat Pemprov DKI Jakarta.

Mengenai munculnya isu bahwa jadwal kampanye itu hasil rekayasa karena ada penyusup ke KPUD, Rois berpendapat kemungkinan itu tidak masuk akal. “Juli itu merupakan masa kampanye yang dihitung dari masa akhir jabatan gubernur saat ini,” kata Rois.

Namun demikian, Rois berharap peranan para pemantau independen bisa menyuarakan pentingnya para calon gubernur mengedepankan kode etik pada masa kampanye. “Kalau ada pemanfaatan maka tugas pemantau independen inilah yang harus bersura,” harap Rois.  yat

~ by anak betawi on April 27, 2007.

2 Responses to “Anggaran Pendapatan dan Belanja untuk Diselewengin”

  1. iya tuh, semua proyek di mark up dengan nilai sesunggunya sehingga ada fee buat yang ngasih proyek cincay la..

  2. duh si abang mau numpang beken ya lewat acara ulang tahun jakarta nanti?

    oya, kemarin aye ulang tahun juga lho, mau ikutan ngga bang? biar tambah beken nih …

Leave a Reply